DaerahLampungLampung Barat

Pekon Sukaraja Laksanakan Musyawawah Penyusunan RKP 2022

 

LampungBarat,Traznews.com-Pelaksanaan Musyawarah Kerja Pembangunan (RKP) Pekon tahun 2022, di Pekon Sukaraja, Kecamatan Waytenong, Kabupaten Lampung Barat (Lambar) berlangsung hangat dihadiri peserta utusan semua unsur masyarakat.

Dalam agenda tahunan tersebut, dihadiri langsung Camat Bambang Hermanto, S.Pdi, bersama jajaran, Pendamping Kecamatan Andi Herawan Saputra, S.Pd., dan pendamping lokal desa. Peratin Sukaraja Guswadi, Ketua LHP Samsul Edwar dan jajaran masing-masing, Bidan Desa, Kepala SD, TK -RA, dan utusan organisasi pekon.

Dalam sambutannya Bambang, berharap pada musyawarah itu dapat menghasilkan rencana kerja yang maksimal kedepannya, sebagaimana kebutuhan untuk kemasalahatan masyarakat pekon.

Pihaknya, menekankan kepada semua unsur pekon untuk menyampaikan secara tegas kebutuhan pebangunan baik berupa fisik maupun non fisik.

“Karena ini untuk kepentingan bersama dan kemajuan pekon, jangan takut menguslkan apa yang menjadi kebutuhan bahkan mengkeritik apa program yang dianggap kurang tepat,” ajaknya.

Disisi Camat Bambang minta dalam momentum musyawarah seperti RKP Pekon, masing-masing untus masyarakat, mulai dari pemangku dan LHP dan terkait lainnya sudah punya catatatn apa yang akan direncanakan kedepan.

“Tahun Anggaran 2022 mendatang, orientasi pembangunan adalah pemulihan ekonomi, artinya dalam sektor pembanginan pun sifatnya untuk menunjang perekonomian, karena itu pusat prioritas usulan dibidang tersebut,” imbuhnya.

Oleh sebab itu Bambang, mengajak untuk ‘mari’ bersama-sama, berdiskusi, tukar pikiran untuk 2022, melalui gagasan-gagasan yang brilian, salah satunya upaya memkasimalkan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) dan potensi wisata sebagaimana yang dimiliki Pekon Sukaraja.

Sementara disampaikan Pendamping Desa Andi Herawan Saputra, prioritas pembanguan khususnya untuk Dana Desa (DD) yang dikelola langsung oleh pekon. Berdasarn Peraturan Menteri Desa (Permendes) PDTT Nomor 7, Tahun 2021, tentang prioritas pengunaan DD tahun 2022.

Pertama pemulihan ekonomi nasional, mengingat tahun ini sudah tahun ke dua masa pandemi coronavirus disease 2019 (covid-19) yang telah menghantan berbagai pundi kehidupan temasuk disektor ekonomi.

Diterangkan Andi, Prioritas pemulihan ekonomi melalui DD diantaranya, pembentukan, pengebanganan dan peningkatan serta pengelolaan Bumdes yang menjadi muara usaha desa. termasuk juga, Pengebngan Desa Wisata, pencegahan stunting, penangan becana alam dan non alam.

Yakni kembali diluncurkannya Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLTDD), untuk meningkatkan daya beli masyarakat, karena dengan pandemi covid-19 semua sektor terpuruk.

Sehingga dengan cara peningkatan daya beli masyarakat melalui disuplaynya kembali BLT akan membantu bangkitnya lagi usaha masyarakat seperti yang kehilangan mata pekerjaan dan berbagai lainnya.

Sementara disampaikan Peratin Sukaraja Guswadi. Setelah tahapan ini, proses berikutnya penetapan. “Penetapan nanti setelah melalui kajian dan insyaallah sesuai target pemerintah 30 September selesai,” ujarnya. (***).

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button