DaerahJawa TimurJember

Kantongi Ijin Resmi, Pengusaha Selep Kayu Desa Tegal Wangi Di Permasalahkan

JEMBER. TRAZNEWS.COM – Pengusaha selep kayu kantongi ijin resmi masih di permasalahkan oleh warga setempat, selep kayu yang berlokasi di Dusun Jati Lawang RT 01/ RW 04 Desa Tegal Wangi Kecamatn Umbulsari Kabupaten Jember Jawa Timur. Senin (07/09/2020).

Saat awak media Traznews.com menemui pemilik selep kayu milik Bapak Crisna Soeparman (Dae) yang berlokasi di Dusun Jati lawang, menjelaskan bahwa selep kayu yang saya kelola ini sudah berjalan sekitar 10 tahun, dan untuk ijin usaha juga lengkap, sebelum saya mendirikan selep kayu ini saya juga minta persetujuan warga sekitar lokasi selep, dan saya minta tanda tangan ke setiap warga yang berlokasi di dekat selep kayu saya,” ujarnya

“Dan untuk pekerja saya juga asli orang Desa Tegal Wangi semua, istilahnya saya buka lapangan pekerjaan buat warga sekitar, dan untuk sistem kerja mereka borongan, perhari satu pekerja bisa nengantongi upah sekitar 150 ribu, dan pekerja saya ada 14 orang,”imbuhnya

Kami sempat kumpulkan warga pada tanggal 20 bulan Juni 2020 lalu, dan di hadiri oleh warga setempat BPD, Pengurus Masjid dan Ketua MI di Desa dan dalam rapat tersebut saya selaku pemilik selep kayu di minta untuk membuat pernyata,an.

Dalam surat pernyataan tersebut:
1). Meminimalisir kebisingan yang di timbulkan mesin penggilingan.
2).meminimalisir polusi udara. Dan itu sudah saya laksanakan.

Dan saat kami menemui Bapak Mulyono sebagai teknisi mesin dan sekaligus merangkap jadi pekerja borongan si selep tersebut mengatakan, untuk debu di selep kami tidak ada mas, cuma suara selep untuk kayu itu aja mas, dan untuk bau juga tidak ada, dan di jam waktu sholat kami beristirahat, kita kerja mulai pukul 07.00 wib sampek jam 05 wib,”ucapnya

Dan kami sempat menemui Kades Tegal Wangi Bapak Andik dan mengatakan kalau ada pengusaha kan bagus to yang penting pekerjanya harus asli orang Tegal Wangi, dan pengusaha selep itu juga asli orang sini dan yang penting tidak mengganggu, dan membuka lapangan pekerjaan baru, jadi mengurangi angka pengangguran,”ucapnya

(Eko.c)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button