DaerahLampungLampung Barat

Inovasi Bagi Petani Di Masa Pandemi Yang Belum Berakhir

LampungBarat,Traznews.com-Posisi d polengan ada nya perkembangan Jaman yang semakin canggih dan inovatif di era digitalisasi ini wartawan online pun semakin gencar memanfaatkan peluang dengan ada nya link yang di miliki mereka untuk memberikan inovasi atau ide gagasan yang baru untuk menunjang kinerja para awak media agar semakin dekat dengan masyarakat terutama para petani dan petani milineal. Karena petani milineal juga sekarang tidak kalah canggih dan inovatif untuk memanfaatkan pengetahuan tentang tanaman melalui ‘Mbah Google’ bahasa trend nya saat ini. Karena tidak hanya masalah tentang pertanian saja yang bisa di ketahui oleh petani milenial saat ini tapi seputaran perairan dan kehidupan sehari-hari.(Minggu, 2/05/2021)

Selain memberi informasi yang akurat dan akuntabel para wartawan online pun sudah memiliki inovasi baru atau ide gagasan untuk para petani kopi khusus nya di wilayah Lampung Barat Bang Sumarlin mengajak, serta memberikan penjelasan kepada petani kopi agar tetap merawat kopi nya dengan menambahkan tanaman Tumpang Sari seperti cabai kecil rawit putih, karena dengan petani menanam cabai kecil rawit putih itu penyerapan cabai nya pun bisa di tampung oleh pihak swasta seperti PT Indofood.

Apalagi pihak swasta juga sudah memberikan harga minimum (terendah) berkisar Rp 12.000/kg, jadi para petani kopi tidak harus khawatir/Panik lagi untuk tidak laku cabai tersebut di pasaran. Sehingga petani kopi cukup Fokus untuk melakukan perawatan maksimal terhadap tanaman kopi dan cabai mereka yang menjadi tanaman tumpang sari di selah batang kopi. Karena dengan memupuk cabai rawit putih tersebut, di selah tanaman kopi maka yang makan nutrisi pupuk nya juga batang kopi yang ada di lahan, dengan satu kali pekerjaan maka petani akan mendapatkan dua manfaat sekaligus pada tanaman mereka.

Dengan cara inilah yang di nilai sangat efektip untuk mengatasi keadaan ekonomi petani kopi khususnya di wilayah lampung barat agar tidak lagi terjadi keluhan yang begitu luas serta kehimpitan ekonomi yang begitu parah dari tahun ke tahun. Mudah-mudahan dengan terobosan seperti ini dapat sedikit meringankan beban ekonomi petani kopi lampung barat. Karena secara hitungan ekonomi modal yang di keluarkan petani sangat kecil dengan perhitungan hasil yang sangat menjanjikan besar. Apalagi di dukung dengan penyerapan hasil panen yang pasti di terima oleh PT Indofood cabai kecil putih dengan pola Petik Merah.

(Sam).

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button