DaerahLampungLampung Barat

H.Dadang Sumpena DPRD Propinsi Lampung Sosialisasi Perda No 1 Tahun 2016 Di Balai Pekon Pampangan

LampungBarat,Traznews,com-Pencegahan konflik merupakan strategi struktural dan operasional jangka menengah dan panjang yang dilakukan secara proaktif oleh pelbagai aktor untuk mengidentifikasi dan membuat kondisi yang memungkinkan bagi lingkungan aman yang lebih stabil dan Kondusif,apalagi di tengah Pandemi Covid 19 saat ini.,14September 2020.H.Dadang Sumpena DPRD Propinsi Lampung Sosialisasi Perda No 1 Tahun 2016 Di Balai Pekon Pampangan 2

Bertempat di balai pekon pampangan kecamatan sekincau,H.Dadang,Sumpena,S.sos,M.M.Anggota DPRD Provinsi Lampung,yang berasal dari Daerah Pemilihan IV Tanggamus,Pesisir Barat,Lampung Barat,adakan giat Sosialisasi Perda Provinsi No.1. Tahun 2016,yentang pencegahan konflik di propinsi lampung.
Dalam pelaksanaan sosialisasi tersebut
nampak hadir,Bhabinkamtibmas Polsek Sekincau Aiptu Heri,Ka UPT Puskesmas Sekincau Hj Martalena,Babinsa,Pratin pampangan Agung Imam Prastio,tokoh masyarakat,agama,dan seluruh aparatur pekon pampangan.H.Dadang Sumpena DPRD Propinsi Lampung Sosialisasi Perda No 1 Tahun 2016 Di Balai Pekon Pampangan 3
Ka UPT Puskesmas Sekincau Hj,Martalena,”Ucapan terima kasih kepada H.Dadang Sumpena,S.sos,M.M.Β  yang hadir dalam acara sosialisasi tersebut.
Dalam menuju pemperdayaan kebiasaan baru di era pandemi covid 19,sangat di perlukan,jangan sampai kita lalai dengan protokol kesehatan,dengan memakai masker,mencuci tangan,menjaga jarak,semua demi kebaikanΒ  kita bersama.H.Dadang Sumpena DPRD Propinsi Lampung Sosialisasi Perda No 1 Tahun 2016 Di Balai Pekon Pampangan 4
Β 
Untuk tracing pendatang ,puskesmas sekincau mengharap melaporkan diri kepada pihak pekon,aparatur pekon,bidan desa,dan wajib isolasi diri selama 14 Hari “,Jelasnya,(Sam/Hr).

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button