Berita IndonesiaDaerahJawa Timur

Gelar Fokus Group Discussi Polres Tulungagung Bahas Masalah, Menyambut Bulan Ramadhan di Masa Pandemi

TULUNGAGUNG, TRAZNEWS.COM – Istilah kelompok diskusi terarah atau dikenal sebagai Focus Group Discussion (FGD) digunakan sebagai metode diskusi yang digelar Polres Tulungagung, FGD adalah diskusi terfokus dari suatu group untuk membahas suatu masalah tertentu, dalam suasana informal dan santai.

Kegiatan FGD tersebut digelar di aula gedung serba guna Polres Tulungagung, dengan materi topik diskusi “Bersama Tingkatkan Kesadaran dan Kepatuhan Hukum Serta Profesionalisme Pelayanan Kepolisian Kepada Masyarakat Menjelang Bulan Ramadhan diMasa Pandemi Covid-19”. FGD secara sederhana dapat didefinisikan sebagai suatu diskusi yang dilakukan secara sistematis dan terarah mengenai suatu issu atau masalah tertentu, Kamis (25/03/2021).

Kapolres Tulungagung AKBP HANDONO SUBIAKTO, S.H., S.I.K., M.H. dalam sambutannya menjelaskan “sudah 1 tahun lebih kita menghadapi masa pandemi covid-19 ini, dan kita semua sudah tau untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19 ini adalah dengan selalu mematuhi prokes. Akan tetapi yang kita rasakan sangat miris yaitu, tingkat kesadaran masyarakat, kepatuhan terhadap prokes sekitar 40-50%”, terangnya.

Kapolres mengharapkan dengan adanya Forum FGD ini untuk mempersiapkan diri dalam menyambut bulan suci Ramadhan dengan bekerjasama dari Polri dan masyarakat. Dengan kondisi aparat Polri yg terbatas, maka butuh kebersmaan dan dukungan dari masyarakat untuk menyambut bulan suci ramadhan, dan menyiapkan segala sesuatu untuk umat muslim yg mau melaksanakan ibadah.

Yang akhirnya kegiatan masyarakat dapat terlaksana dengan tetap mematuhi prokes agar tidak ada lagi yang terpapar covid-19.

“Kegiatan kita nanti untuk mengantisipasi para pemudik, maka kita akan mempersiapkan Posko PPKM di masing masing Desa, untuk mengontrol atau mengecek kesehatan dari para pemudik sebelum masuk ke Desanya”, tutupnya.

Selain itu Kepala Dinkes yang diwakili R. Satrio Wibowo S.K.M selaku (seksi surveilans & imunisasi) menuturkan mengenai virus covid-19 ini tidak mampu atau tidak bisa menyerang semua orang, tergantung dari kondisi atau imunitas tubuh seseorang, maka dari itu saya menghimbau dan mengajak semuanya untuk hidup sehat dan selalu mematuhi prokes, untuk menyambut bulan suci ramadhan ini”, ungkapnya.

Sementara itu Dari Kemenag Drs. Ahmad Balya Kasi PD Pontren mengatakan mari kita semua memantapkan kesadaran untuk mentaati prokes dan bersama sama melaksanakan program Pemerintah dalam menanggulangi dan memutus mata rantai penyebaran covid-19″.

“Dengan datangnya bulan suci ramadhan ini, mari mempertebal keimanan kita, melakukan ikhtiar menjaga kesehatan dan menjauhi setiap hal yang diyakini dapat menyebabkan terpapar covid-19, karena hal itu merupakan bagian dari menjaga tujuan pokok beragama, orang yg telah terpapar virus corona wajib mnjaga diri agar tidak menular kepada orang lain”, jelasnya.

Dalam kegiatan FGD dihadiri oleh Kapolres Tulungagung, Kasad Binmas, Dinas Kesehatan, Kemenag, SAT Reskrim, 19 Kanit Binmas dari 19 kecamatan, 19 Perwakilan Babinkamtibmas dari 19 Kecamatan dan juga 19 tokoh warga masyarakat dari 19 Kecamatan. (Untung)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button