DaerahJawa TimurJember

AMBRUKNYA ATAP PENDOPO KECAMATAN JENGGAWAH TANGGUNG JAWAB SIAPA …..?

[su_animate delay=”0.5″][su_label type=”success”]Traznews.com[/su_label][/su_animate]

Jawa Timur,Jember – Ambruknya atap pendopo Kantor Kecamatan Jenggawah Kabupaten Jember diduga ada ketidak beresan dalam pelaksanaan Proyek,hal tersebut di sampaikan  David Handoko selaku Ketua Komisi C DPRD Jember.Selasa (03/12/2019).

David yang turun ke lokasi  bersama lima Angota Komisi C DPRD Jember, merasah prihatin dengan kejadian tersebut. Dia mengaku tidak terlalu paham soal konstruksi, karenanya pihaknya merasa perlu untuk bertanya kepada semua pihak yang terkait, diantaranya Dinas PU Bina Marga, Dinas Cipta Karya, Konsultan Perencana, Konsultan  Pengawas, termasuk TP4D, yang dinilai David harus bertanggung jawab atas ambruknya bangunan itu”tuturnya.

David : dengan adanya peristiwa ini  pihaknya akan meminta kepolisian untuk menindak lanjuti sejauh mana kesalahan rekanan tersebut . Karena pemasangan yang asal asalan seperti itu jelas sangat merugikan keuangan negara dan kerugian tersebut harus dipertanggung jawabkan ke keranah hukum .

Diketahui berdasarkan informasi yang berhasil di himpun, renovasi pembangunan kantor Kecamatan Jenggawah ini dikerjakan oleh PT Andaya Breka Kontruksi, program Dinas Satuan Kerja Kawasan Pemukiman dan Cipta karya Kabupaten Jember ini di kerjakannya mulai 24 juli hingga 21 november  2019 dan menelan biaya 2.049.823.812,00.

Kapolsek Jenggawah, Iptu Prayitno mengatakan, kejadian peristiwa sekitar pukul 9.00 pagi dan tidak ada korban jiwa, hanya seorang tukang yang sedang menurunkan semen dari truk dan hendak menaruhnya tiba-tiba atab bangunan langsung ambruk.

Moh Havid ( 25)  Warga Desa  Jubung Kecamatan  Sukorambi, yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut mengalami luka ringan disekitar punggung dan cedera kaki karena terkena besi galvalum dan dilarikan ke  Puskesmas Jenggawah untuk mendapat penanganan medis dengan sembilan jahitan pada kakinya”ucapnya.

AMBRUKNYA ATAP PENDOPO KECAMATAN JENGGAWAH TANGGUNG JAWAB SIAPA .....? 2
Moh Havid ( Korban Ambruknya Atap Pendopo)

Kapolsek menambahkan, bangunan tersebut merupakan kantor kecamatan lama yang di ambruk, dan sedang direnovasi dengan kontruksi galvalum dengan lebar bangunan 8×7 meter, berat beban genteng karang pilang per bijinya 2 kg. Diduga karena tidak mampu menahan beban sehingga mengakibatkan ambruknya atap (yan).

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button