Diduga Jadi Beking Perjudian, Mahasiswa Desak Kapolri Copot Kapolres Mimika

Penulis :

Team redaksi

Jakarta — Traznews. Com  Gerakan Mahasiswa Hukum Indonesia (GMHI) menyoroti kondisi penegakan hukum dan keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polres Mimika, Papua. Dalam orasi yang disampaikan, GMHI menilai kepolisian seharusnya menjadi institusi yang melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat serta menjadi teladan dalam penegakan hukum dan moralitas publik.(26/08/2026) 

 

 

GMHI menilai terdapat sejumlah persoalan yang perlu mendapatkan perhatian serius, antara lain dugaan maraknya praktik perjudian hingga ke pelosok desa serta dugaan keterlibatan Kapolres dalam aktivitas tersebut. GMHI juga menyoroti dugaan tindakan kekerasan yang melibatkan oknum aparat kepolisian dan mengakibatkan seorang warga sipil meninggal dunia akibat penembakan. Menurut GMHI, perkara tersebut perlu diusut secara transparan dan akuntabel agar memberikan kepastian hukum kepada masyarakat.

Dalam orasi tersebut, GMHI juga menyampaikan keprihatinan terhadap kondisi kamtibmas di Mimika sejak AKBP Alfredo Agustinus Rumbiak menjabat sebagai Kapolres Mimika. Mereka menilai munculnya kekhawatiran dan ketegangan di tengah masyarakat harus menjadi perhatian serius bagi jajaran kepolisian. GMHI menegaskan bahwa masyarakat berhak memperoleh rasa aman, perlindungan, serta pelayanan kepolisian yang profesional dan berkeadilan.

Bacaan menarik :  Kemendagri Perkuat Sinergi Pemda Dan Klub Sepak Bola Dalam Pengolahan Stadion

“Pemimpin yang baik adalah pemimpin yang mampu menjadi teladan bagi masyarakatnya. Ketika persoalan hukum dan keamanan terus menimbulkan keresahan, sementara dugaan pelanggaran belum mendapatkan penyelesaian yang transparan, maka kredibilitas dan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian ikut dipertaruhkan,” demikian sikap GMHI dalam orasinya.

Atas sejumlah persoalan tersebut, GMHI menyatakan bahwa masyarakat menjadi pihak yang paling dirugikan apabila kondisi tersebut terus dibiarkan. Mereka menilai diperlukan langkah tegas, objektif, transparan, dan akuntabel untuk memastikan fungsi kepolisian sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat dapat berjalan sebagaimana mestinya.

GMHI kemudian menyampaikan enam tuntutan kepada jajaran Polri. Pertama, mendesak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mencopot AKBP Alfredo Agustinus Rumbiak dari jabatan Kapolres Mimika dengan alasan dugaan kegagalan dalam menjalankan fungsi penegakan hukum, pengawasan anggota, dan perlindungan masyarakat. Serta ada dugaan keterlibatan Kapolres sebagai backing atas maraknya praktik perjudian hingga ke pelosok desa di Mimika Papua.

Bacaan menarik :  Walter Punding, M.Pd bersama Pdt. Jiyono, M.Th dari Palangkaraya, Kalimantan Tengah Hadiri Natal Nasional 2025 di TMII Teguhkan Pesan Cinta Kasih dan Kerukunan Antaruma

Kedua, GMHI mendesak Divisi Propam Polri dan Bareskrim Polri turun langsung ke Mimika untuk melakukan pemeriksaan terhadap Kapolres Mimika, jajarannya, serta oknum aparat yang apabila terbukti melanggar ketentuan hukum dan peraturan institusi. Ketiga, GMHI meminta pertanggungjawaban terkait dugaan merebaknya praktik perjudian hingga ke pelosok Mimika.

Keempat, GMHI mendesak agar kasus penembakan warga sipil yang diduga melibatkan oknum aparat kepolisian segera dituntaskan secara transparan dan sesuai ketentuan hukum. Kelima, mereka meminta adanya langkah serius terhadap dugaan peredaran dan penggunaan narkoba di wilayah Mimika.

Keenam, GMHI mendesak Kapolri melakukan evaluasi dan pembenahan terhadap Polres Mimika serta menindak tegas setiap oknum yang terbukti melakukan pelanggaran dan dinilai merusak citra institusi Polri maupun merugikan masyarakat.

Berdasarkan pernyataan resmi humas mabes Polri melakukan audiensi dengan perwakilan masa aksi laporan dan tuntutan ini akan di terima dan akan di sampaikan kepada pimpinan, untuk proses 14 hari kerja

Bacaan menarik :  PWI Banten dan Kejati Banten Satukan Langkah, Perang Melawan Korupsi dan Hoaks 

 

GMHI menegaskan bahwa tuntutan tersebut disampaikan sebagai bentuk kepedulian terhadap penegakan hukum dan perlindungan masyarakat. Mereka berharap Polri dapat merespons berbagai persoalan tersebut secara objektif, profesional, dan terbuka serta memastikan setiap dugaan pelanggaran diproses berdasarkan hukum yang berlaku.

Bagikan postingan
DIduga Revitalisasi SDN 01 UGI Tak Sesuai RAB dan Abaikan K3.
0
Wonen in Arnhem wordt makkelijker met centraalwonenarnhem.nl en de juiste ondersteuning
0
Uitgebreide kansen en luxe entertainment beleef je bij millionerscasino.co.nl in een moderne setting
0
Wujudkan Generasi Sehat Sejak Dini, Yayasan Peduli Insan Bangsa Dukung Pos Gizi Cinta Sehat di Jelupang
0
Rewarding gameplay with royal-jokers.co.uk unlocks exciting card combinations and strategic challenges for players
0
Frantic dashes and endless roads await with https://chicken-roads1.uk, a thrilling test of timing and survival
0
Spanning zoek je op met https://the-lucky-gem-casino-netherlands.nl voor een complete gokervaring en snelle uitbetalingen
0
Pemkab Lamtim Gelar Pangan Murah di Raman Aji, 2 Ton Beras Ludes Diserbu Warga
0
Wunderbare Talismane und individuelle Glücksbringer entdecken Sie bei talismanias.de jetzt online
0
Stabile Lösungen und individuelle Beratung mit https://spinationals.de für Ihren Geschäftserfolg realisieren
0
Strategic insights with https://donbets.org for informed decisions and enhanced game performance
0
Uitgebreide mogelijkheden rondom westace Casino voor spelers en beginners
0